
Kamu sering ngerasa gak? kalo istirahat sebentar aja itu udah buang-buang waktu, Apalagi Di Ibukota ini semuanya pada sibuk 24/7. Tapi Istirahat itu bukan berarti kamu malas, tubuh kamu sebenarnya memberikan sinyal lelajh, namun sebagian dari kita seringa bai sebab merasa tertinggal kalo belum bisa seperti orang lain yang udah sukses, Apalagi disaat semuanya serba sat-set kamu merasa tertinggal dari apapun yang dilihat dilayar gadget. Bahkan ketika lagi main handphone itu bikin bisa buat merasa lelah, scrolling gak jelas. Anehnya kamu gak mau berhenti letakin handphone dan beristirahat, malah jadi keterusan. Meskipun kadang kamu menganggap itu sebagai treatment untuk beritirahat dari aktivitas pekerjaan. Biar kamu gak merasa salah dalam istirahatmu Berikut 5 cara agar istirahat tidak dibayangi perasaan malas.
1. Bedain Isitirahat dengan Malas
Istitrahat itu berhenti dari semua rutinitas dan memberikan ruang untuk memulihkan energimu. Jangan terlalu memaksa dirimu untuk terus beraktivitas karena hanya merasa ketinggalan. Kamu gak perlu terburu-buru hanya untuk ingin speerti orang-orang yang kamu lihat, jadilah diri sendiri. Dengan begitu kamu bisa membuat hidup lebih nyaman. Sedangkan malas itu adalah disaat kamu gak memperoleh manfaat apapun hanya kebahagian semu dan bahkan menguras energi kamu. Seperti nontn video pendek yang kadang isi konten yang gak jelas. Tidak memberikan nilai tambah untuk diri sendiri. Nah, sudah tahukan sekarang apa perbedaanya.
2. Menentukan Durasi Waktu Istirahat
Tubuh kamu akan selalu memunculkan symptoms kecil yang membuat sadar kalo kamu melakukan sesuatu hal secara berlangsung lama atau kegiatan yang monoton. Kamu harus buat rencana istirahat yang tepat dan berapa lama kamu beristirahat. Agar istiraht jadi berkualitas dan bisa memulihkan tenaga yang habis selama seharian berativitas. Istirahat itu bisa mengindari sakit dan stress. Kamu bisa memulai dengan tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Jika kamu kelamaan bersitirahat bisa membuatt perasaan malas untuk produktif, Akhirnya kamu tidak mau melakukan hal apapun. Manfaatkan waktu berisitrahat semaksimal mungkin ya!
3. Buat Suasana Kamar Nyaman dan Rapi
Untuk istirahat yang berkualitas tidak hanya menentukan durasi tidurmu. Namun kamu juga harus membuat pikiran tenang sebelum beristirahat. Cara ideal yang bisa kamu lakukan adalah mempersiapkan kamar dan tempat tidurmu senyaman mungkin, Menyalakan lampu tidur dan lilin aromatic, Sangat baik jika kamu skincare dulu, baca buku dan hindari membuka ponsel saat mau tidur. Terakhir jangan lupa untuk berdo’a ya.
4. Buang Pikiran bahwa Kamu Tertinggal Dari Orang Lain
Kamu gak harus dapatin semua hal dengan cepat, kamu juga gak harus menjadi sempurna. Keberhasilan itu akan datang jika semuanya berjalan teratur dan sesuai rencana. Dan itu bisa tercapai jika kamu fokus dan tidak terburu-buru. Lakukan segala sesutu dengan sebaik mungkin. Buang afirmasi negatif “Aku merasa belum bisa apa-apa, kok nge-stuck ya” Padahal kamu sudah berusaha untuk menjadi yang terbaik dan kamu harus sadar kalo kamu sudah bisa sejauh ini. Kamu gak usah overthingking akan hal yang tidak bisa kamu kendalikan yang jelas kendalikan dirimu ya!
5. Jangan Sampai terlalu Produktif
Bisa menghasilkan sesuatu dari jerih payah sendiri itu menyenangkan bahkan buat bangga diri kamu sendiri bahkan orang-orang disekitar kamu. Tapi karena kamu sudah terbiasa sibuk dan tubuhmu jadi autopilot. Kadang kamu merasa kalo gak produktif itu salah, Padahal jika terlalu berlebihan juga merupakan tanda kamu lagi gak baik-baik saja itu adalah respon terhadap strees yang kamu alami. Produktif itu bagus, Namun harus sesuai dengan batasan dan bisa meluangkan waktu untuk istirahat. Kamu bisa buat skala prioritas pekerjaan kamu, buat reminder dikalender ponsel, atau tulis juga di meja kerja (kantor/rumah). Produktif itu baik jika tidak mengorbankan waktu istirahatmu!
Itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar diri kamu tidak merasa bersalah saat memilih berhenti sejenak untuk beralih ke tempat tidurmu. Jangan lupa beristirahat ya!