7 Cara Memilih Produk Investasi Reksadana Terbaik Untuk Pemula

Investasi Reksadana Untuk Pemula

Banyak orang yang baru belajar investasi selalu penasaran tentang bagaimana cara memillih produk reksadana yang terbaik untuk pemula. Dibandingkan instrumen investasi lain, reksadana merupakan salah satu instrumen investasi yang cukup banyak direkomendasikan untuk investor pemula. Walaupun tetap memiliki risiko, dana investasi reksadana nantinya akan dikelola oleh Manajer Investasi yang sudah berpengalaman dalam mengelola dana dan melakukan diversifikasi agar uang tidak hilang dalam satu jenis investasi.

Sebagai investor pemula mungkin kamu mengalami kesulitan dalam memilih produk reksadana terbaik. Hal ini wajar karena di Indonesia ada ribuan produk reksadana dari ratusan Manajer Investasi. Dalam artikel ini kita akan membahas bagaimana cara memilih produk reksadana terbaik untuk investor pemula

CARA MEMILIH PRODUK INVESTASI REKSADANA TERBAIK UNTUK PEMULA

1. Pahami Profil dan Tujuan Investasi

Sebelum membeli produk reksadana, sebagai investor pemula kamu perlu memahami profil risiko yang kamu miliki. Kalau kamu merupakan seorang yang berani mengambil risiko atau risk taker, kamu bisa mencoba untuk berinvestasi di reksadana saham. Tetapi, jika kamu termasuk risk averse atau menghindari risiko, sebaiknya kamu memilih reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap.

Dalam berinvestasi, kita juga harus melakukan identifikasi tujuan. Misalnya, untuk persiapan dana pendidikan, liburan, dana hari tua, pernikahan, dan sebagainya.

2. Tentukan Jangka Waktu dan Jenis Reksadana yang Sesuai

Setiap jenis reksadana memiliki jangka waktu investasi yang direkomendasikan menyesuaikan dengan kebutuhan. Untuk tujuan dengan jangka waktu 1-2 tahun, kamu bisa berinvestasi di reksadana pasar uang. Untuk tujuan keuangan 2-4 tahun, kamu bisa melakukan investasi di reksadana pendapatan tetap. Sedangkan, untuk tujuan keuangan 5 tahun atau lebih, kamu bisa berinvestasi di reksadana saham.

3. Reputasi Manajer Investasi

Pilih Manajer Investasi yang telah terbukti memiliki track record dan tata kelola yang baik dalam jangka panjang. Salah satu cara untuk mengecek apakah Manajer Investasi yang akan kamu pilih itu sah atau tidak yaitu terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga : Wajib Tahu! Ini 3 Kriteria Manajer Investasi OJK Yang Baik

4. Tingkat Return

Produk reksadana yang mencetak keuntungan secara konsisten dalam jangka panjang jauh lebih penting daripada keuntungan dalam jangka pendek saja.

5. Tingkat Risiko

Setiap instrumen investasi pasti selalu ada risikonya. Semakin besar keuntungan semakin besar pula risikonya. Tingkat risiko dalam reksadana dapat diukur menggunakan Drawdown. Drawdown merupakan indikator risiko penurunan dari suatu reksadana selama jangka waktu tertentu. Jika pada sebuah reksadana memiliki angka drawdown sekitar 15 persen dalam setahun, maka artinya reksadana tersebut pernah mengalami penurunan kinerja sebesar 15 persen dari titik tertingginya selama satu tahun terakhir.

6. Asset Under Management (AUM)

Asset Under Management (AUM) adalah jumlah dana yang dikelola dalam suatu produk reksadana. Semakin besar dana kelolaan reksadana, artinya tingkat kepercayaan investor terhadap kualitas Manajer Investasi reksadana tersebut juga tinggi.

Baca Juga : Ini Daftar 10 Manajer Investasi dengan Dana Kelolaan Terbesar Hingga Kuartal I-2021

7. Expense Ratio

Expense Ratio digunakan untuk mengukur seberapa besar biaya yang dikeluarkan untuk mengelola reksadana. Bagian dari perhitungan expense ratio diantaranya adalah management fees, biaya kustodian, biaya trading, biaya marketing, dll. Lebih kecil expense ratio mencerminkan kepiawaian Manajer Investasi dalam mengelola reksadana untuk investornya secara efisien.

Setelah mengetahui cara memilih produk investasi reksadana terbaik untuk pemula, maka sekarang kamu sudah bisa memilih produk reksadana terbaik untuk kamu. 

Jadi, tunggu apalagi? Yuk mulai investasi reksadana sekarang!

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *